Modus Minta Uang 10 Juta ke Kades-kades dan Pengusaha

MANADO–Masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud, khususnya di Pulau Kabaruan harus lebih hati-hati lagi. Sebab, belakangan ini marak modus penipuan yang mengatasnamakan nama pejabat.

Informasi didapat, nama Ps Kapolsek Kabaruan IPDA Andika Amisi yang belum lama ini dipercayakan menggantikan IPTU  Lucky Mangundap; namanya dicatut oknum tak bertanggungjawab menggunakan WhatsApp dengan foto profile dirinya.

Modus yang dilakukan dengan menghubungi kades-kades serta pengusaha-pengusaha di wilayah hukum Polsek Kabaruan.

Nomor WhatsApp 0822-5852-7923 yang digunakan oknum tak bertanggungjawab dengan foto profile Ps Kapolsek Kabaruan IPDA Andika Amisi, untuk minta uang ke sejumlah kades dan pengusaha di Pulau Kabaruan, Talaud.

Amisi saat dikonfirmasi via WhatsApp di 0823-9538-6xxx, Jumat (06/12/2024) mengatakan, ia akan melapor di tim siber, untuk melacak nomor oknum tak bertanggungjawab tersebut, yang mencatut namanya untuk meminta-minta uang.

“Ada oknum tak bertanggungjawab yang menggunakan foto saya sebagai foto profil di WhatsApp. Oknum ini menghubungi sejumlah kades dan pengusaha untuk minta uang. Itu penipuan atas nama saya! Saya hanya punya satu nomor saja, berarti selain itu bukan nomor saya,” tegasnya.

Menurut Amisi, oknum tersebut menggunakan nomor 0822-5852-7923 dan meminta uang sekira Rp 10 juta. Atas hal tersebut, ia mengimbau agar seluruh masyarakat Talaud, khususnya di Pulau Kabaruan, untuk tidak tertipu dengan modus serupa.

“Modus minta-minta uang dengan catut nama ini sudah sering terjadi. Masyarakat harus waspada,” kuncinya.(ian)