Kabarnya Keretakan Berawal dari Tertundanya SK Ketua DPD Gerindra Sulut

MANADO-Isu retaknya hubungan Yulius Selvanus Lumbaa (YSL) dengan Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad makin menguat.

Buktinya, YSL atau saat ini karena gelaran Pilgub Sulut 2024 lebih dikenal dengan Yulius Selvanus Komaling (YSK); memindahkan Rumah Pemenangan for YSK Cagub Sulut 2024 dari gedung megah di Kecamatan Sario, Manado ke lokasi baru di Kabupaten Minahasa.

“Rumah Pemenangan YSK sudah pindah di Minahasa (dari sebelumnya di Sario). Kabarnya ini karena hubungan YSK (YSL) dengan Dasco (Ketua Harian DPP Gerindra) tidak harmonis,” ujar sumber.

Kabar lainnya didapat, Rumah Pemenangan di Sario tersebut disediakan oleh Dasco, sebagai bentuk dukungan kepada YSL atau YSK yang maju di Pilgub Sulut dengan usungan Gerindra.

“(Rumah Pemenangan for YSK Cagub Sulut 2024) disewa, dikontrak, yang biaya sewa kontraknya diberikan Pak Dasco. Nilai kontraknya sekira Rp 200 juta untuk enam bulan,” kata sumber lainnya.

Kemudian, penyebab pasti retaknya hubungan YSL atau YSK sebagai Ketua DPD Gerindra Sulut dengan atasannya di partai yakni Dasco, Ketua Harian DPP Gerindra, belum diketahui.

Tapi, dari beberapa sumber resmi di internal Gerindra mengutarakan, kabarnya awal keretakan sala satunya akibat tertundanya SK Ketua DPD Gerindra Sulut ke YSL.

“Beliau (YSL/YSK) katanya kecewa. Beliau berharap SK Ketua DPD Gerindra Sulut untuknya seharusnya sudah dikeluarkan sebelum pelaksanaan Pilpres (2024). Kemudian informasi yang diterima beliau, kalau Pak Dasco disebut sebagai aktor tertundanya SK tersebut,” bebernya.

Sementara itu, hingga berita ini tayang, belum ada keterangan resmi dari pihak YSL/YSK soal pindahnya Rumah Pemenangan hingga isu retaknya hubungan dengan Dasco.(nai)