Diduga Ada ‘Permainan’ di Tahapan Pemeriksaan Kesehatan

MANADO-Sosok Petrus Simon Tuange (PST), Bacalon Wabup Talaud yang mendampingi Bacalon Bupati Tammy Wantania yang diusung Partai Demokrat; terkesan sangat ditakuti jika mengikuti Pilkada Talaud.

Menurut Allan Bidara, kuasa hukum PST, hal ini bisa dilihat dari dugaan adanya ‘permainan’ di tahapan pemeriksaan kesehatan.

Sebab, selain pemeriksaan tambahan oleh Tim Medis di luar tahapan pilkada tanpa pendampingan KPU Talaud, Bawaslu Talaud dan aparat penegak hukum (APH), pada 3 September 2024 lalu; hasil rekam medis juga dinilai tak jelas.

“Tadi Pak PST bersama kuasa hukum sudah menanyakan langsung hasil rekam medis ke Tim Medis di RSUP Prof Kandou. Tapi mereka banyak alasan. Mulai dari hasil rekam medis ada di bagian ini, bagian itu, harus diambil oleh yang bersangkutan langsung lah, sampai pak PST sendiri yang meminta langsung ke Tim Medis, tapi rekam medis tak jelas. Karena tak diberikan,” tuturnya saat ditemui di RSUP Prof Kandou, Jumat (06/09/2024).

Lanjutnya, ada juga pengakuan dari Tim Medis kepada Pak PST dan dirinya; rekam medis belum bisa diberikan, sebab hasil rekam medis belum di-Acc (disetujui pihak pemberi keputusan).

Allan Bidara

“Tim Medis beralasan, rekam medis belum bisa diberikan (ke PST) karena Tim Medis yang lain belum Acc,” tegasnya.

Ditambahkan Bidara, makin aneh lagi, KPU Talaud mengambil keputusan PST dinyatakan TMS dalam tes kesehatan dengan rekam medis yang belum ter-Acc tersebut.

“Pertanyaannya, kenapa hasil rekam medis belum di-Acc tapi KPU Talaud sudah mengeluarkan keputusan TMS bagi PST? Sebenarnya, pihak PST juga harus menerima hasil rekam medis. Tapi sampai sekarang tak jelas,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua KPU Talaud Andri Sumolang belum terkonfirmasi. Dihubungi via WhatsApp di 0852-9587-9xxx, sekira pukul 15.52 WITA, 15.53 WITA dan 15.54 WITA, tak direspon. Begitu juga via pesan sekira pukul 15.56 WITA.(nai)