Diduga Ada Oknum Pejabat yang Minta-minta Uang ke Sejumlah Kades

MANADO–Setelah sebelumnya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3APMD) Kabupaten Kepulauan Talaud terseret dalam dugaan penyalahgunaan Dana Ketahanan Pangan (Hanpangan) TA 2024; yang sementara ditangani Polres Talaud, kali ini ada lagi kabar tak sedap dari instansi yang sekarang dipimpin Kadis Stevenheiner Maarisit tersebut.

Informasi didapat media ini, ada oknum pejabat di DP3APMD yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) kepada sejumlah kades di kabupaten paling utara Indonesia tersebut.

“Ada oknum pejabat di DP3APMD belum lama ini diduga lakukan pungli. Oknum ini minta-minta uang ke sejumlah kades,” ungkap sumber resmi saat bertemu dengan wartawan media ini di Manado, Jumat (20/12/2024).

Menurutnya, pungutan uang dari oknum pejabat tersebut tidak jelas peruntukannya. Yang pasti, pungutan yang tidak dilandasi oleh aturan dan payung hukum yang tidak jelas itu sudah masuk kategori pungli.

“Tidak tahu juga kenapa oknum pejabat tersebut minta-minta uang ke kades. Yang pasti itu sudah (dugaan) pungli, karena pungutan itu tidak ada aturan dan payung hukum,” tutur sumber.

Stevenheiner Maarisit, Kepala DP3APMD Talaud.

Sementara itu, Maarisit hingga berita ini tayang belum terkonfirmasi. Dihubungi via WhatsApp di 0822-9114-9xxx sekira pukul 14.09 WITA, 14.10 WITA dan 14.11 WITA, hanya tertulis ‘memanggil’ yang menandakan nomornya dalam keadaan tak aktif. Begitu juga via pesan yang dilayangkan sekira pukul 14.13 WITA, hanya ‘centang satu’.

Diketahui, untuk Dana Hanpangan yang sementara diusut Unit Tipikor Satreskrim Polres Talaud, tidak tertata dalam APBD Talaud TA 2024. Dan sebagian besar dari 142 kades se-Talaud sudah dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan.(ian)