Parangka: Mempertontonkan Seakan-akan Pilkada ini Baku Bayar
Paslon No 3 Talaud WT-AGB Dinilai Berikan Pendidikan Politik yang Salah
MANADO–Bagi-bagi uang dalam kampanye Paslon Bupati-Wabup Talaud nomor urut 3 Welly Titah-Anisya Gretsya Bambungan (WT-AGB) di Desa Bulude, Kecamatan Essang, ditegaskan Djohan Parangka, merupakan bentuk politik uang atau money politic.

“Apa yang dilakukan pihak WT-AGB dengan membagi-bagikan uang dalam kampanye (di Desa Bulude), itu merupakan money politic,” tegas pelapor dugaan money politic WT-AGB dan kerabat paslon di Bawaslu Talaud, Kamis (21/11/2024).
Dikatakan, pernyataan dari pendukung, relawan ataupun simpatisan pihak WT-AGB di media sosial terkait bagi-bagi uang secara terang-terangan dalam kampanye tersebut; sebagai bentuk pengganti uang transport merupakan hal keliru.


“Kalaupun untuk transport, itu diberikan sebelum pendukung ke lokasi kampanye. Bukan dibagi-bagikan di lapangan kampanye,” katanya.
Lanjut Parangka, praktik bagi-bagi uang pihak WT-AGB dinilai memberikan pendidikan politik yang salah bagi masyarakat.
“Menyerahkan uang di kampanye, itu hal yang salah, itu money politic. Itu mempertontonkan seakan-akan pilkada ini baku bayar. Dan itu sudah jelas-jelas memberikan pendidikan politik yang salah bagi masyarakat,” tutupnya.
Dalam pemberitaan sebelumnya, foto-foto dan video yang didapat media ini, terlihat dua kerabat dari paslon WT, yakni TH alias Tonny dan DT alias Djoni terlihat terang-terangan bagikan uang dalam kampanye.
“Ini foto-foto dan video bagi-bagi uang dari kerabat WT. Itu sudah jelas-jelas terlihat, sudah jelas terang-terangan mereka bagi-bagi uang, yakni TH alias Tonny itu ipar dari WT dan DT alias Djoni saudara kandung WT,” ungkap sumber resmi media ini sembari menunjukkan foto-foto dan video.
Sementara itu, hingga berita ini tayang Ketua Bawaslu Talaud Zenith Anaada belum terkonfirmasi. Dihubungi via WhatsApp di 0823-4758-5xxx, Rabu (20/11/2024), sekira pukul 12.50 WITA, 12.51 WITA dan 12.52 WITA, belum bisa terhubung. Begitu juga via pesan di 15.53 WITA, lagi hanya terlihat satu centang yang menandakan nomor WhatsApp-nya tak aktif.(ian)



Tinggalkan Balasan