Mangente: Semua Sudah Sesuai Spek
MANADO–Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulut Arny Mangente akhirnya angkat suara, terkait dugaan pengerjaan jalan berupa Preservasi Jalan Beo-Essang-Rainis (Pulau Talaud) TA 2023-2024 bermasalah.

yang dikerjakan PT AKAS sudah mulai rusak. Tampak dalam foto, jalan sudah mulai retak dan berlubang.
Kepada media ini, Selasa (04/02/2025), ia mengklaim proyek yang dikerjakan PT ANUGERAH KARYA AGRA SENTOSA (AKAS) dengan nilai kontrak berbanderol sekira Rp 103,49 miliar tersebut, tidak bermasalah.
“Selamat sore pak saya posisi di talaud setahu sya tidak ada masalah pak,” tulisnya via pesan WhatsApp dari 0821-9955-8xxx, sekira pukul 16.29 WITA. “Semua sudah sesuai spek,” tulisnya lagi.
Sebelumnya, informasi didapat media ini, proyek yang dikerjakan PT AKAS tersebut, diduga bermasalah. Alasannya, pekerjaan belum lama selesai tapi jalan mulai rusak.

“Proyek Jalan Beo-Essang-Rainis yang dikerjakan PT AKAS sepertinya (diduga) bermasalah. Sebab, belum lama dikerjakan sudah mulai rusak,” sebut sumber resmi media ini.
Dikatakan, kerusakan terjadi berupa jalan retak, berlubang, aspal mengelupas, hingga material jalan mulai berhamburan. Dimana, ini sangat membahayakan bagi pengguna jalan.

“Seharusnya, pekerjaan jalan harus memiliki kualitas yang baik. Bisa digunakan jangka panjang. Namun ini, proyek jalan Beo-Essang-Rainis (yang dikerjakan PT AKAS) tak sesuai harapan. Sudah ada jalan yang retak, berlubang, aspal mengeluoas hingga material jalan mulai berhamburan,” kata sumber dan meminta agar namanya disimpan.
Sementara itu hingga berita ini tayang, pihak BPJN Sulut belum terkonfirmasi. Kepala BPJN Yudi Handiyana saat dihubungi via WhatsApp di 0812-2310-xxx, Selasa (04/02/2025), sekira pukul 14.37 WITA, 14.38 WITA dan 14.39 WITA, tak direspon. Konfirmasi via pesan sekira pukul 14.41 WITA belum dibalas.(ian)



Tinggalkan Balasan