Disebut Pekerjaan Tak Sesuai Spesifikasi Teknis
MANADO–Proyek pembangunan Bangunan Penyediaan Air Baku Makalisung Kota Tomohon, TA 2024 dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I diduga bermasalah.
Informasi didapat media ini, proyek yang dikerjakan CV DUA PUTRA dengan nilai kontrak berbanderol sekira Rp 11,9 miliar dugaannya tak sesuai spesifikasi teknis.

“Proyek Bangunan Penyediaan Air Baku Makalisung (di Tomohon) dari BWS Sulawesi I (TA 2024) yang dikerjakan CV DUA PUTRA diduga kuat dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis,” sebut sumber resmi media ini, pekan lalu.
Dikatakan, proyek dengan penerima manfaat sekira 2.500 KK dari enam kelurahan, yakni Woloan Satu, Woloan Satu Utara, Woloan Dua, Woloan Tiga, Kayawu dan Tara-tara ini; hingga Februari 2025 belum selesai.
Juga dalam pekerjaan dugaan tidak transparan karena tidak ada papan proyek yang terpampang; hingga galian pipa diduga tidak sesuai standar.
“Selain pekerjaan yang belum selesai, Proyek Bangunan Air Baku Makalisung dari BWS Sulawesi I (diduga) tak transparan. Sebab dari awal pekerjaan sejak tahun lalu sampai saat ini, Februari 2025 tak ada papan proyek yang terpampang di tempat yang bisa terlihat,” beber sumber resmi.
“Kemudian, galian pipa diduga kuat dikerjakan tidak sesuai dengan standar. Coba cek langsung dilapangan,” sambung sumber.
Sementara itu hingga berita ini tayang, pihak BWS Sulawesi I belum terkonfirmasi. Kepala BWS Sulawesi I Sugeng Harianto dihubungi via WhatsApp di 0819-1904-7xxx, Senin (24/02/2025), sekira pukul 14.56 WITA, 14.57 WITA dan 14.58 WITA, tak dijawab. Begitu juga via pesan 15.00 WITA, belum direspon.
Hal yang sama juga dengan upaya konfirmasi ke PPK Proyek Deysi Rares. Dihubungi via WhatsApp di 0852-5300-1xxx, tiga kali di sekira pukul 09.40 WITA, kemudian di 15.06 WITA, 15.07 WITA dan 15.08 WITA, tak dijawab. Begitu juga via pesan di 09.42 WITA dan 15.11 WITA, belum juga direspon.(ian)



Tinggalkan Balasan