Parangka: Mempertontonkan Seakan-akan Pilkada ini Baku Bayar

Paslon No 3 Talaud WT-AGB Dinilai Berikan Pendidikan Politik yang Salah

MANADO–Bagi-bagi uang dalam kampanye Paslon Bupati-Wabup Talaud nomor urut 3 Welly Titah-Anisya Gretsya Bambungan (WT-AGB) di Desa Bulude, Kecamatan Essang, ditegaskan Djohan Parangka, merupakan bentuk politik uang atau money politic.

Djohan Parangka melakukan Perbaikan Laporan dengan lampiran daftar bukti dugaan money politic Paslon Bupati dan Wabup Talaud nomor urut 3 WT-AGB dan kerabat paslon di Bawaslu Talaud, Senin (18/11/2024) lalu.

“Apa yang dilakukan pihak WT-AGB dengan membagi-bagikan uang dalam kampanye (di Desa Bulude), itu merupakan money politic,” tegas pelapor dugaan money politic WT-AGB dan kerabat paslon di Bawaslu Talaud, Kamis (21/11/2024).

Dikatakan, pernyataan dari pendukung, relawan ataupun simpatisan pihak WT-AGB di media sosial terkait bagi-bagi uang secara terang-terangan dalam kampanye tersebut; sebagai bentuk pengganti uang transport merupakan hal keliru.

DT alias Djoni dan TH alias Tonny, saudara kandung dan ipar dari WT yang diduga membagi-bagikan uang saat kampanye.

“Kalaupun untuk transport, itu diberikan sebelum pendukung ke lokasi kampanye. Bukan dibagi-bagikan di lapangan kampanye,” katanya.

Lanjut Parangka, praktik bagi-bagi uang pihak WT-AGB dinilai memberikan pendidikan politik yang salah bagi masyarakat.

“Menyerahkan uang di kampanye, itu hal yang salah, itu money politic. Itu mempertontonkan seakan-akan pilkada ini baku bayar. Dan itu sudah jelas-jelas memberikan pendidikan politik yang salah bagi masyarakat,” tutupnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, foto-foto dan video yang didapat media ini, terlihat dua kerabat dari paslon WT, yakni TH alias Tonny dan DT alias Djoni terlihat terang-terangan bagikan uang dalam kampanye.

“Ini foto-foto dan video bagi-bagi uang dari kerabat WT. Itu sudah jelas-jelas terlihat, sudah jelas terang-terangan mereka bagi-bagi uang, yakni TH alias Tonny itu ipar dari WT dan DT alias Djoni saudara kandung WT,” ungkap sumber resmi media ini sembari menunjukkan foto-foto dan video.

Sementara itu, hingga berita ini tayang Ketua Bawaslu Talaud Zenith Anaada belum terkonfirmasi. Dihubungi via WhatsApp di 0823-4758-5xxx, Rabu (20/11/2024), sekira pukul 12.50 WITA, 12.51 WITA dan 12.52 WITA, belum bisa terhubung. Begitu juga via pesan di 15.53 WITA, lagi hanya terlihat satu centang yang menandakan nomor WhatsApp-nya tak aktif.(ian)